Waspada! Kabut Tebal Selimuti Jalur Shortcut Singaraja-Denpasar, Jarak Pandang Terbatas

Pengguna jalan yang melintas melalui jalur shortcut atau jalan pintas antara Singaraja dan Denpasar diminta untuk meningkatkan kewaspadaan. Berdasarkan laporan terkini pada 14 Januari 2026, kondisi kabut tebal menyelimuti kawasan tersebut hingga mengurangi jarak pandang pengendara menjadi kurang dari 10 meter.

Kondisi ini tentu menantang, terutama di malam hari. Fasilitas seperti lampu penerangan jalan yang memadai akan sangat membantu meningkatkan visibilitas dan keamanan. Sayangnya, tidak semua ruas jalan di jalur ini memiliki pencahayaan yang optimal.

Tips Berkendara Aman Saat Kabut Tebal:

  1. Kurangi Kecepatan: Sesuaikan kecepatan kendaraan dengan jarak pandang. Semakin tebal kabut, semakin pelan laju kendaraan.
  2. Nyalakan Lampu Kendaraan: Gunakan lampu kabut (jika ada) atau lampu senja. Hindari lampu jauh (high beam) karena justru akan memantulkan cahaya ke kabut dan menyilaukan.
  3. Jaga Jarak Aman: Beri jarak yang lebih panjang dengan kendaraan di depan untuk mengantisipasi pengereman mendadak.
  4. Fokus dan Hindari Distraksi: Pusatkan perhatian sepenuhnya pada jalan. Matikan atau jauhkan telepon genggam.
  5. Gunakan Marka Jalan sebagai Panduan: Jika visibilitas sangat buruk, ikuti garis marka jalan di sisi kiri untuk membantu menjaga posisi kendaraan.

Kondisi alam seperti kabut tebal di shortcut Singaraja-Denpasar ini merupakan pengingat akan pentingnya kesiapan dan adaptasi kita saat berkendara. Keselamatan harus selalu menjadi prioritas utama.

Harap disebarkan informasi ini kepada keluarga, kerabat, atau rekan yang berencana melintasi jalur tersebut. Perjalanan yang hati-hati adalah kunci untuk sampai dengan selamat.

Tetap waspada, utamakan keselamatan, dan selalu perbarui informasi kondisi jalan sebelum bepergian.